안녕하세요!~........

all about super junior is here!!

Monday, February 20, 2012

Na do saranghae,seonbaenim -Chapter 6-

Na do Saranghae Seonbaenim Chapter 6

by Renata Disyacitta on Sunday, January 29, 2012 at 2:15pm ·
Previous Story

‘Yeoboseyo ..’
“Yeoboseyo .. Oppa”
‘Ahhh .. Ne SongHyeon-ah, waeyo’
“Oppa, TaeRim .. TaeRim ..”
‘Waeyo ?? TaeRim kenapa ?’
“Dia .. Dia kecelakaan oppa”
‘MWO ?? Aiisshh .. Arraseo, oppa akan segera kesana. Kalian ada dirumah sakit mana ?’
“Di Seoul Hospital oppa. Oppa, bisa kau beri tau DooJoon oppa dan KyuHyun oppa ?”
‘Arraseo, oppa akan kesana. Ne, nanti oppa kabari mereka. KiBum ?’
“Biar aku yang memberitahunya oppa”
‘Ne, arraseo. Annyeong’
“Ne oppa, annyeong”

Aku pun langsung memutuskan sambungan telpon dengan EunHyuk oppa, dan berganti menghubungi KiBum oppa.

“Yeoboseyo ..”
‘Yeoboseyo .. Waeyo SongHyeon-ah ?’

“Oppa, TaeRim kecelakaan. Sekarang kami ada di Seoul Hospital oppa”
‘MWO ?? Aiisshh .. Ne, aku akan kesana. Mungkin agak lama, karna aku sedang di Incheon. Segera hunbungi aku jika sesuatu terjadi kepada TaeRim, arraseo ?’
“Ne oppa”

KiBum oppa pun langsung memutuskan telponnya, sepertinya dia sangat cemas. Terlihat sekali dari nada bicaranya.

SongHyeon POV end



Chapter 6

Sekitar 20 menit kemudian EunHyuk pun datang ke rumah sakit dan langsung menanyai keadaan TaeRim.

“SongHyeon-ah” panggil EunHyuk.
“Ahh .. Oppa, mengapa lama sekali ?” tanya SongHyeon.
“Mian SongHyeon-ah, tadi dijalan macet. Bagaimana keadaan TaeRim ?” tanya EunHyuk.
“Dia masih belum sadar oppa” ucap SongHyeon dengan nada yang sedih.
“Hhhmm … Kita doa kan saja semoga TaeRim cepat sembuh” ucap EunHyuk bijak untuk menenangkan SongHyeon.
“Ne oppa”

Tidak lama setelahnya DooJoon dan KyuHyun pun datang.

“Hyung, bagaimana keadaan TaeRim ?” tanya DooJoon dan KyuHyun kompak.
“Dia masih belum sadar, kenapa kalian lama sekali eoh ?” tanya EunHyuk.
“Mian hyung, aku ada urusan sebentar” ucap KyuHyun.
“Kau ?” tanya EunHyuk lagi.
“Jalanan macet sekali hyung” ucap DooJoon sambil mengehela nafas.
“SooYeon-ah, HyeRi eodiseo ?” tanya DooJoon kepada SooYeon yg sedari tadi hanya diam.
“Eoh ? Disana oppa” jawab SooYeon sambil menunjuk HyeRi yg masih menangis walaupun tidak sekeras tadi.

DooJoon pun segera menghampiri HyeRi yang sedang menangis. Sementara KyuHyun segera mengambil tempat duduk disebelah SooYeon.

“SooYeon-ah, gwaenchanayo ?” tanya KyuHyun.
“Huh ? Ne oppa, gwaenchana” ucap SooYeon sambil tersenyum.

EunHyuk yang sedari tadi hanya duduk akhirnya menyusul SongHyeon yang berdiri di depan ruang ICU. SongHyeon yang tidak menyadari kedatangan EunHyuk terus melihat cemas kearah TaeRim.

EunHyuk POV

“SongHyeon-ah, duduklah. Kau tidak capek eoh ?” tanyaku.
“Eh ? Oppa ? Ani. Aku masih mau disini, kau saja yang duduk oppa” ucap SongHyeon
“Oppa, bisa kita bicara sebentar ?” tanya SongHyeon tiba-tiba kepadaku.
“Huh ? Tentu”

Kami pun langsung menuju kursi yang berada agak jauh dari kursi yg ditempati oleh yang lain.

“Kau mau bicara apa SongHyeon-ah ?” tanyaku.
“Eumm .. Ini. Tentang TaeRim, oppa” jawabnya.
“MWO ?? TaeRim ?? Waeyo ??” tanyaku terkejut.
“Oppa.. Sepertinya aku tau siapa yang menabrak TaeRim”
“Siapa ?” tanyaku lagi.
“Umm .. Sepertinya yang menabrak TaeRim itu SNSD seonbaenimdeul” ucapnya.
“Huh ? Mereka ? Dari mana kau tau ?” tanyaku heran.
“Jadi ..”

Flashback

Still EunHyuk POV

“Aiisshh .. AKU BENAR-BENAR SUDAH TIDAK TAHAN MELIHAT TINGKAH YEOJA ITU !!” teriak YoonA seonbae kepada teman-temannya.
“Sudah lah YoonA-ya, kau berteriak seperti itu hanya menghabiskan tenaga. Lebih baik kita atur rencana bagaimana caranya menjauhkan yeoja itu dari KiBum oppa dan teman-temannya” ucap Jessica seonbae.

“Lebih baik kita atur rencana bagaimana caranya menjauhkan yeoja itu dari KiBum oppa dan teman-temannya”. Deg, seketika jantungku langsung berdetak dengan kencang. Entah mengapa firasatku mengatakan bahwa yeoja yang sedang mereka bahas adalah TaeRim, aku, SooYeon dan HyeRi. Namun aku langsung mengabaikan firasatku tersebut dan segera pergi ke toilet.

Flashback end

“Begitu ceritanya oppa” ucapnya dengan pandangan menyesal.
“Aiisshh, mere ..”
“Ohh .. Jadi yeojadeul sialan itu yang menabrak TaeRim. Berani sekali mereka” belum sempat aku meneruskan kalimatku, ternyata KiBum sudah berdiri dibelakang SongHyeon dengan pandangan yang sangat dingin.
“Oppa ?” tanya SongHyeon kaget.
“Ya !! Kau mau membuat aku mati muda eoh ? Kapan kau sampai ?” ucapku sedikit keras.
“O iya, apa benar yang kau bilang tadi SongHyeon-ah ?” tanya KiBum kepada SongHyeon dan seolah tidak mendengar pertanyaankku. Aiisshh .. Dasar.
“Ya !! Jawab aku dulu ??” ucapku lagi.
“Aiisshh .. Kau ini cerewet sekali sih hyung. Aku tidak ingin membuat kau mati hyung, dan aku baru saja sampai. Puas ?” ucapnya.
“Terserah kau lah” aku sudah terlanjur kesal dengannya.

EunHyuk POV end

SongHyeon POV

“Terserah kau lah” ucap EunHyuk oppa yang sudah terlanjur kesal dengan KiBum oppa.
“Ya .. Oppadeul, mengapa kalian jadi berkelahi eoh ?” tanyaku, sementara mereka hanya diam sambil menatapku.
“SongHyeon-ah, kau yakin dengan perkataanmu tadi ?” tanya KiBum oppa yang membuatku sedikit tersentak.
“Eumm .. Itu .. Aku .. Ne oppa, sepertinya aku yakin” ucapku.
“Arraseo ..”

Tanpa berkata apa-apa lagi, KiBum oppa langsung berjalan pergi meninggalkan kami.

“Ya !! Kim Ki Bum .. Kau mau kemana ?” teriak EunHyuk oppa.
“Aku ingin memberi pelajaran kepada YoonA dan teman-temannya yang cantik itu. Nanti jika ada apa-apa dengan TaeRim segera hubungi aku. Annyeong hyung !!” ucap KiBum oppa sambil menunjukkan ekspresi yang sangat dingin. Lalu dia segera berlari, sementara aku dan EunHyuk oppa hanya bisa menghela nafas.

Saat aku dan EunHyuk oppa masih sibuk membicarakan tentang SNSD seonbaedeul, tiba-tiba DooJoon oppa datang dan menghampiri kami.
“SongHyeon-ah, lebih baik HyeRi pulang. Sepertinya dia semakin tidak tenang jika berada disini” ucap DooJoon oppa.
“Eoh ? Ne oppa. Apa kau bisa mengantarnya pulang ? Aku masih ingin disini” ucapku.
“Ne DooJoon-ah, apa kau bisa mengantar HyeRi pulang ?” tanya EunHyuk oppa kepada DooJoon oppa.
“Tentu. Aku akan mengantarnya pulang, jika ada kabar tentang TaeRim jangan lupa memberitahuku ne hyung ?” ucapnya.
“Tentu oppa” ucapku.

Lalu DooJoon oppa dan HyeRi pun langsung pulang, walaupun sepertinya HyeRi belum ingin meninggalkan TaeRim.

SongHyeon POV end

HyeRi POV

“Oppa, rumahku kearah kanan bukan kiri” ucapku saat DooJoon oppa membelokkan mobilnya kearah kiri.
“Ne, aku tau itu HyeRi-ah” ucapnya.
“Lalu ? Mengapa kau kearah kiri oppa ?” tanyaku bertambah bingung.
“Memangnya kau fikir aku akan mengantarmu ke rumah ?” tanya DooJoon oppa lagi.
“MWO ?? Jadi oppa tidak akan mengantarku ke rumah ?”
“Ne, tidak dengan kondisi matamu yang sembab itu. Aku akan membawamu ke Lotte World. Kau mau eoh ?”
“Eoh ? Eumm .. Ne, oppa. Tentu saja” ucapku sambil menyeka air mata yang sesekali masih keluar dari kedua mataku

Akhirnya kami sampai di Lotte World, kami langsung menuju loket dan membeli 2 buah tiket. Lalu DooJoon oppa pun melihat kearah ku, bisa aku lihat pandangan lega dari matanya. Aku pun tidak mengerti mengapa dia memandangku seperti itu.

“HyeRi-ah, kau mau naik wahana apa ?” tanya DooJoon oppa.
“Eum .. Terserah kau oppa, aku ikut saja” jawabku sambil tersenyum.
“Baiklah” DooJoon oppa pun langsung menarikku kearah wahana rollercoaster. OMO .. Aku takut naik wahana itu.

Setelah turun kami dari rollercoaster.

“Oppa ………….”
“Aw .. Aw .. Iya iya, mianhaeyo. Aku tidak akan mengajakmu naik wahana yang seperti itu lagi” DooJoon oppa langsung memegang tangaku dan mengajakku ke wahana lain sebelum aku memukulnya lagi. Huft ,, DooJoon oppa menyebalkan.

HyeRi POV end

DooJoon POV

Setelah bermain sekitar 2 jam, akhirnya kami sampai di wahana terakhir, yaitu wahana Bianglala.

“Woaaa .. Indahnya” ucap HyeRi saat dia melihat pemandang dari atas bianglala.
“Ne indah. Kau sudah tidak sedih lagi kan HyeRi-ah ?” tanyaku yang berdiri disebelahnya.
“Eumm .. Masih oppa, tapi hanya sedikit. Gomawo oppa sudah mengajakku ke sini” ucapnya sambil tersenyum. Sementara aku hanya membalas ucapannya dengan anggukan dan senyum manisku.

Setelah turun dari bianglala, aku mengajaknya duduk di taman yang ada di Lotte World.

“Oppa, sekali lagi jeongmal gomawoyo ne ?” ucapnya.
“Ne HyeRi-ah, cheonmaneyo” ucapku lagi-lagi sambil tersenyum.
“Oppa, boleh aku bertanya ?” tanya HyeRi.
“Tentu HyeRi-ah, waeyo ?”
“Umm .. Oppa, mengapa kau mengajakku kemari ?” tanyanya lagi.

Setelah lama berfikir akhirnya aku pun menjawab pertanyaannya. “Karena .. Karena aku tidak mau melihat orang yang aku sayangi menangis terus-terusan HyeRi-ah” jawabku. HyeRi hanya bisa mengerjapkan matanya berulang kali sambil mencerna kata-kata yang baru saja aku ucapkan. Aiisshh .. Manisnya yeoja ini.

“Eh ? Maksudmu ? Aku tidak mengerti oppa“ ucapnya. Aigoo .. Anak ini polos sekali sih.
“Kau tidak mengerti HyeRi-ah ?” tanyaku.
“Ne oppa” jawabnya sambil menundukan wajahnya yang manis itu.

Untuk beberapa saat kesunyian menghinggapi kami berudua. Aiisshh .. Mengapa jadi canggung seperti ini sih ? Aku paling tidak suka dengan suasana yang seperti ini.
“Oppa ..” panggilnya tiba-tiba.
“Ah .. Ne, waeyo HyeRi-ah ?” tanyaku.
“Bisa kau jelaskan apa maksud dari kata-katamu tadi ?” ucapnya dengan ekspresi yang sangat polos.

Astaga, mengapa aku harus jatuh cinta kepada yeoja sepolos dia sih. Bagaimana caranya aku menjelaskan kata-kata itu. Haah.. Ternyata belajar fisika itu lebih mudah dari pada menyatakan cinta kepada yeoja polos seperti HyeRi.

“Oppa ..” ucapnya lagi.
“Ahh .. Ne ne. Maksudku .. Eumm .. Itu” aiissh .. Mengapa aku jadi gugup seperti ini sih ?
“Oppa, waeyo ?”
“Aniyo, itu .. Maksud oppa .. HyeRi-ah, saranghae ..” ucapku akhirnya. Aku pun langsung mengalihkan pandanganku kearah lain.
“Nado oppa”
“Eh ? Jinjja ?” tanyaku kaget.
“Tentu, aku juga mencintai Seonbaedeul yang lain. Kalian semua sangat baik oppa” ucapnya dengan ekspresi yang amat sangat polos. Astaga .. Jadi .. Aiisshh ..
“HyeRi-ah, bukan seperti itu. Maksudku itu .. Aiisshh .. Bagai mana cara menjelaskannya yah. Ahh .. Aku mencintai mu itu bukan sebagai Hoobae, tapi ..”
“Tapi ..” ucapnya.
“Tapi sebagai perasaan antara namja kepada yeoja ..” ucapku. Semoga dia mengerti kali ini.
“OMO !! Oppa .. Kau bercanda” huft .. Akhirnya dia mengerti.
“Aniyo, aku serius. Saranghae HyeRi-ah, jeongmal saranghae Lee Hye Ri. Would you be mine ?” tanyaku dengan nada serius.
“Oppa .. Itu .. Aku .. Ne oppa, nado saranghaeyo” ucapnya dengan sangat manis.
“Jeongmal ? Aigoo .. Gomawoyo HyeRi-ah” aku pun langsung memeluk tubuh HyeRi, tidak lama aku pun merasakan HyeRi mulai membalas pelukanku.
DooJoon POV end

Author POV

Setelah itu mereka pun memutuskan untuk makan disalah satu café yang ada didalam Lotte World. HyeRi memesan Strawberry Cake dan Strawberry Milkshake, sementara DooJoon hanya memesan Hot Cappucino. Banyak cerita yang dibicarakan oleh HyeRi dan DooJoon, tidak jarang DooJoon dibuat tertawa oleh HyeRi karena tingkah lakunya yang sangat lucu dan imut.

Setelah itu mereka pun pulang, DooJoon mengantar HyeRi kerumahnya. Sepanjang perjalanan HyeRi hanya diam dan menundukkan kepala nya. Seperti dia malu karena kejadian yang tadi. Sementara DooJoon hanya tersenyum saat melihat tingkah imut yeojachingu-nya.

“Oppa, gomawoyo untuk hari ini” ucap HyeRi saat merka sudah berada didepan gerbang rumah HyeRi.
“Ne chagi, cheonmaneyo” muka HyeRi memerah dengan sempurna saat DooJoon memanggilnya chagi.
“Eumm .. Baiklah, aku pulang dulu oppa. Annyeong ..” ucap HyeRi sambil masuk kedalam rumahnya. Sementara DooJoon langsung mengendarai mobilnya pulang sambil tersenyum.

Author  POV end


TBC


Aigoo ..
Jeongmal mianhaeyo kalau baru update, kalau udh males bacanya nggak apa2 kok :D
Kalau banyak yang comment aku lanjut, kalau nggak aku ttep lanjutin juga #plak, apa bedanya coba ? hhhe .. :p

No comments:

Post a Comment