안녕하세요!~........

all about super junior is here!!

Monday, February 20, 2012

Na do saranghae,seonbaenim -Chapter 5-

Na do Saranghae Seonbaenim Chapter 5

by Renata Disyacitta on Thursday, December 22, 2011 at 7:43pm ·
Previous Story

Saat kami sedang asyik berdebat, datanglah 4 namja yang kami ketahui sebagai Seonbae kami. Super Junior.

“SooYeon-ah waeyo ? Sepertinya kalian sedang memperdebatkan sesuatu” tanya KyuHyun oppa kepadaku.
“Eumm .. Aniyo, cuma masalah TaeRim aja kok oppa” jawabku sambil tersenyum.
“Eh ? Kau punya masalah lagi ? Mengapa sepertinya hidupmu penuh dengan masalah sih Park Tae Rim” ucap KiBum oppa.
“YA !! Oppa, apa maksudmu ? Lagi pula masalah ku kali ini beda dengan masalah ku yang kemarin” ucap TaeRim menjelaskan kepada KiBum oppa.
“Hhhmm .. Terserah kau saja lah” ucap KiBum oppa lagi, setelah itu dia langsung duduk disebelah TaeRim.

Lalu kami berbincang-bincang dengan sangat seru. Tidak jarang KiBum dan TaeRim beradu pendapat. Dasar mereka itu memang aneh, sedikit-sedikit akur, sedikit-sedikit bertengkar. Persis seperti yang diucapkan oleh KyuHyun oppa waktu itu. Kami pun terus berbincang-bincang sampai akhirnya SongHyeon meminta izin untuk ke toilet sebentar.

SooYeon POV end


Chapter 5


SongHyeon POV

“Chingudeul, oppadeul !! Aku ke toilet sebentar ne ?” ucapku kepada mereka semua.

Aku pun langsung berjalan menuju toilet. Saat aku menuju toilet aku melewati kelas SNSD seonbaedeul, dan tampaknya mereka sedang membicarakan sesuatu. Karena penasaran aku pun akhirnya menguping pembicaraan mereka.

“Aiisshh .. AKU BENAR-BENAR SUDAH TIDAK TAHAN MELIHAT TINGKAH YEOJA ITU !!” teriak YoonA seonbae kepada teman-temannya.
“Sudah lah YoonA-ya, kau berteriak seperti itu hanya menghabiskan tenaga. Lebih baik kita atur rencana bagaimana caranya menjauhkan yeoja itu dari KiBum oppa dan teman-temannya” ucap Jessica seonbae.

“Lebih baik kita atur rencana bagaimana caranya menjauhkan yeoja itu dari KiBum oppa dan teman-temannya”. Deg, seketika jantungku langsung berdetak dengan kencang. Entah mengapa firasatku mengatakan bahwa yeoja yang sedang mereka bahas adalah TaeRim, aku, SooYeon dan HyeRi. Namun aku langsung mengabaikan firasatku tersebut dan segera pergi ke toilet.

SongHyeon POV end

Author POV

SongHyeon pun langsung melanjutkan langkahnya ke toilet tanpa perduli apa yang akan dikatakan lagi oleh YoonA, Jessica, TaeYeon dan SeoHyun. Sementara itu SNSD terus membicarakan rencananya untuk mencelakai yeoja yang dari tadi mereka sebut-sebut.

“Ne YoonA-ya, aku setuju dengan Sica. Lebih baik kita atur rencananya segera, karena sejujurnya aku juga sudah tidak tahan melihat merek dekat-dekat dengan Super Junior seonbaedeul” ucap TaeYeon.
“Ya, kalian benar ? Tapi bagaimana caranya ?” tanya YoonA dengan tampang bingung.
“Ahh .. Aku tau. Eonnideul, bagaimana kalau kita menabrak TaeRim” usul SeoHyun.
“MWO ?? Maksudnya menabrak dia saat dia berjalan pulang bersama teman-temannya ?” tanya YoonA.
“Ne eonni” jawab SeoHyun dengan seringai yang menghiasi wajahnya.
“Ahhh .. Kau memang pintar SeoHyunie. Park Tae Rim, lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu” ucap YoonA sambil menyeringai.

Mereka berempat pun langsung mengatur rencana agar mereka bisa menabrak yeoja yang ternyata TaeRim itu dengan lancer.
Author POV end

TaeRim POV

Akhirnya SongHyeon pun kembali dari toilet saat kami semua sedang makan. Namun ada yang aneh dengannya, sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu.

“Eonni waeyo ?” tanyaku akhirnya saat SongHyeon sudah duduk kembali disebelah EunHyuk oppa.
“Huh ? Aniyo” jawabnya sambil mencoba tersenyum. Akhirnya yang lain pun menyadari keanehan SongHyeon saat melihat senyumnya itu,
“Ne, SongHyeon kau kenapa ?” tanya EunHyuk oppa kepada SongHyeon.
“Gwenchanayo oppa, jeongmal”
“Are you sure ?” tanya HyeRi dan DooJoon bersamaan.
“Yes, I’m sure” SongHyeon menjawab sambil tersenyum saat melihat kekompakan DooJoon oppa dan HyeRi.

Lalu kami melanjutkan makan siang kami. Sampai akhirnya bel istirahat pun berbunyi. Kami langsung kembali ke kelas kami masing-masing.

Tidak terasa bel pulang pun akhirnya berbunyi.

“Chingudeul .. Kajja” ucapku.
 Aku dan teman-temanku pun langsung keluar kelas dan pulang kerumah.

TaeRim POV end

SongHyeon POV

“TETTTT .. (bunyi bel sekolah :D)”

Bel pulang akhirnya berbunyi. Entah mengapa perasaanku semakin cemas begitu mendengar bel tersebut berbunyi, sampai sekarang pun aku masih memikirkan pembicaraan SNSD seonbaedeul. Apa benar yang mereka bicarakan itu TaeRim ? Perasaanku semakin tidak menentu saat TaeRim mengajak kami untuk cepat keluar dari kelas.

“Eonni ..”
“….”
“Eonniiiii …”
“…”
“EONNIIIIIIIIIII !!” teriak mereka semua.
“MWO ?? Waeyo ? Kenapa teriak-teriak seperti itu hah ??” tanyaku.
“Kau itu yang kenapa eonni ? Dari tadi kami memanggilmu tapi kau malah melamun” jawab HyeRi.
“Huh ? Benarkan ? Aiisshh .. Mianhae, waeyo ??” tanyaku lagi.
“Aniyo, kau kenapa ? Dari tadi sepertinya kerjaanmu hanya melamun. Ada masalah eoh ?” tanya SooYeon.
“Eh ? Aniyo. Sudah, ayo pulang”

Selama diperjalan kami terus berbicara tanpa henti. Kadang-kadang kami tertawa, bahkan beberapa kali kepala SooYeon dan HyeRi terkena pukulan dari TaeRim karena mereka terus-terusan membahas KiBum oppa.

“YA !! NAM SOO YEON !! LEE HYE RI !! BERHENTILAH MEMBAHAS TENTANG NAMJA ITU !!” teriak TaeRim kesal saat lagi-lagi SooYeon dan HyeRi membahas KiBum oppa, aku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalaku sambil tersenyum melihat tingkah mereka.

Dari kejauhan aku mendengar suara mobil yang cukup keras, entah mengapa perasaanku benar-benar tidak tenang saat mendengar suara mobil itu. Ya, perasaanku tidak tenang, seolah-olah ini firasat akan adanya hal buruk yang akan terjadi.

Saat aku sedang melamun tiba-tiba ..

“BRAAAAKKK ..”

“TAERIM !!”
“EONNI”

Aku mendengar suara dentuman keras juga suara SooYeon dan HyeRi yang
meneriaki TaeRim. Tunggu, TAERIM ??

“MWO ?? TAERIM-AH !!” aku langsung berteriak begitu melihat tubuh TaeRim sudah jauh terpental didepan kami dengan luka disekujur tubuhnya.
“SooYeon-ah, cepat telpon ambulan” perintahku kepada SooYeon.
“Ne eonni” jawabnya.

10 menit kemudian ambulan pun datang, kami segera memasuki ambulan tersebut. Sesampainya dirumah sakit, TaeRim langsung mendapatkan pertolongan dari dokter dan dibawa keruang ICU.

“Hiks .. Hiks .. Hiks ..” sayup-sayup aku dengar suara seseorang menangis, saat aku menoleh ternyata yang menangis adalah HyeRi. Aku hanya bisa memandanginya, entah mengapa kakiku sangat berat untuk meninggalkan tempatku sekarang dan menuju ke tempat HyeRi.
“Eonni, sebaiknya kau memberi tau oppadeul” ucap SooYeon sambil menepuk bahuku. Aku lihat matanya menahan tangis, mencoba untuk tegar dihadapanku dan HyeRi.
“Ne SooYeonie, kau bisa tenangkan HyeRi ?” tanyaku.
“Ne, tentu eonni” SooYeon pun langsung berjalan menuju ke tempat HyeRi, sementara aku langsung mengeluarkan hp ku dan menghubungi EunHyuk oppa.

‘Yeoboseyo ..’
“Yeoboseyo .. Oppa”
‘Ahhh .. Ne SongHyeon-ah, waeyo’
“Oppa, TaeRim .. TaeRim ..”
‘Waeyo ?? TaeRim kenapa ?’
“Dia .. Dia kecelakaan oppa”
‘MWO ?? Aiisshh .. Arraseo, oppa akan segera kesana. Kalian ada dirumah sakit mana ?’
“Di Seoul Hospital oppa. Oppa, bisa kau beri tau DooJoon oppa dan KyuHyun oppa ?”
‘Arraseo, oppa akan kesana. Ne, nanti oppa kabari mereka. KiBum ?’
“Biar aku yang memberitahunya oppa”
‘Ne, arraseo. Annyeong’
“Ne oppa, annyeong”

Aku pun langsung memutuskan sambungan telpon dengan EunHyuk oppa, dan berganti menghubungi KiBum oppa.

“Yeoboseyo ..”
‘Yeoboseyo .. Waeyo SongHyeon-ah ?’

“Oppa, TaeRim kecelakaan. Sekarang kami ada di Seoul Hospital oppa”
‘MWO ?? Aiisshh .. Ne, aku akan kesana. Mungkin agak lama, karna aku sedang di Incheon. Segera hunbungi aku jika sesuatu terjadi kepada TaeRim, arraseo ?’
“Ne oppa”

KiBum oppa pun langsung memutuskan telponnya, sepertinya dia sangat cemas. Terlihat sekali dari nada bicaranya.

SongHyeon POV end


ToBeContinue ..
Mianhae kalau baru update hari ini .
:D

No comments:

Post a Comment