안녕하세요!~........

all about super junior is here!!

Monday, February 20, 2012

Na Do saranghae,seonbaenim -Chapter 3-

Na do Saranghae Seonbaenim Chapter 3

by Renata Disyacitta on Monday, December 19, 2011 at 1:56pm ·
Previous Story

“Mi..Mian..Mianhaeyo seonbae. Aku tidak bermaksud membuatmu khawatir !!” ucapnya dengan nada yang sedikit serak. MWO ?? Serak ? Dia menangis ?
“Aiisshh .. Sudah sudah, jangan menangis, oppa tidak bermaksud untuk membentakmu. Oppa hanya terlalu khawatir, na do mianhaeyo” ucapku lembut sambil mengelus kepalanya, tidak tega aku melihat dia menangis.
“Gomawo seon .. bae ?? Seonbae, tadi KiBum seonbae menyuruhku memanggil seonbae apa ?? Oppa ??” ucapnya kaget saat mengingat ucapanku tadi.
“Ne, waeyo ?? Tidak suka eoh ?? Mulai sekarang panggil saja aku Oppa. Arraseo ??” tanyaku.
“Ne, seon .. eh, maksudku KiBum oppa” ucapnya sambil tersenyum manis, ahh .. Manisnya anak ini.

Setelah itu kami berdua pun langsung menyusul teman-teman kami yang sedari tadi menunggu di kantin.

KiBum POV end


Chapter 3


Seminggu kemudian, setelah TaeRim dan teman-temannya menjalani MOS. Untuk pertama kalinya mereka memasuki Seoul International High School dengan menggunakan seragam SMA.

“Ahhh .. Akhirnya kita memakai seragam SMA juga” ucap HyeRi sambil melompat-lompat dengan ekspresi yang sangat lucu.
“Ne, tapi jangan berlebihan seperti itu HyeRi-ah” kata SooYeon kepada HyeRi.

Mereka pun mulai memasukki halaman Seoul International High School dengan senyum yang manis. Sampai akhirnya ..

“Dongsaengdeul ...” sapa Super Junior kepada TaeRim, SongHyeon, SooYeon dan HyeRi.
“Ahhh .. Oppadeul, annyeong” ucap mereka kepada KiBum, EunHyuk, KyuHyun dan DooJoon.
“Annyeong saeng, ayo masuk” ucap KyuHyun sambil sedikit mendorong badan SooYeon.

Sudah seminggu lebih mereka bersekolah di Seoul International High School, mereka pun semakin dekat dengan seonbae mereka Super Junior. Dan tanpa mereka sadari ada beberapa orang yang tidak suka dengan kedekatan mereka dengan Super Junior. Mereka adalah SNSD.


“Cihh .. Apa-apan sih mereka berempat ? Berani sekali mereka mendekati Super Junior oppadeul” ucap Im Yoon A ketua dari SNSD.
“Iihh,,,iya,.dasar junior centil,,ayo kita labrak saja mereka!” Ucap Jessica.
Pada saatjam istirahat berbunyi, TaeRim, SooYeon, SongHyeon, HyeRi pergi ke kantin untuk makan siang. Saat mereka sedang menikmati makanan mereka, YoonA, Jessica, TaeYeon, HyoYeon mendatangi meja mereka.
“Ya,,hoobae,apa maksud kalian mendekati Super Junior seonbae?!” ucap Jessica, TaeYeon dan HyoYeon secara bersamaan.

TaeRim hanya menoleh saja, dan melangsungkan untuk makan lagi.
“YA!!!gillaa!!” teriak YoonA.

YoonA, langsung menarik tangan TaeRim dan ia menjatuhkan makanannya.
“Yaa,,hoobae,kau itu berani-beraninya mendekati KiBum oppa??!apa kau gila??!” ucap YoonA.
“Aku tidak mendekatinya..hanya saja …” jawab TaeRim.
“Hanya saja,apa??????!hhaahh,,dasar hoobae gila!!” ucap YoonA sambil mendorongTaeRim.
TaeRim terjatuh didepan YoonA, semua orang yang ada dikantin terdiam.


KiBum POV


Aku merasa ada yang salah. Perasaan ku sangat tidak enak.
“Ya,,kalian lihat TaeRim tidak?” tanya ku.
“Hhmm,.aku tidak lihat hyung,..begitu juga dengan teman-temannya…” jawab Doo Joon.
“Mungkin mereka dikantin..” jawab EunHyuk.
Tanpa basa-basi lagi, aku berlari menuju kantin. Rasa kekhawatiran ku telah mencapai level 10, aku sangat menghawatirkannya.
Berlari dan terus berlari menuju kantin, akhirnya aku sampai di kantin. Aku melihat TaeRim yang sedang dihina oleh YoonA.
“Yaa!!apa yang kau lakukan kepada hoobae ku??!” tanyaku.

YoonA langsung terdiam. Aku langsung membangunkan TaeRim.
“KAU!!dasar nappeun yeoja!!pergi saja kau!!” teriakku.
“Awas saja kalian!!” bisik YoonA dan teman-temannya.
“TaeRim-ah,,kau tidak apa-apa?” tanyaku.
“Tidak …aku tidak apa-apa…” jawab TaeRim.
Tak lama kemudian, teman-temanku baru saja datang.
“Hey,,kalian tidak apa-apa?” tanya EunHyuk.
“Kami tidak apa-apa seonbae…” jawab SongHyeon.
“Ahhh,,syukurlah,,hoobae ku tidak apa-apa …” ucap DooJoon.
Aku langsung mengajak TaeRim ke ruangan kami. Dari tadi, ia hanya terdiam dan murung.
“Ya,,TaeRim-ah,,kau kenapa?” tanyaku.
“Aniyo,,aku tidak apa-apa …” jawab TaeRim.
Aku melihat lutut TaeRim membiru. Aku langsung menarik kakinya, dan memegangnya.
“Aahh..~ sakit,,sakit…!” ucap TaeRim.
“Sakit?maaf..maaf..sini..” ucapku.
Aku segera mengambil minyak oles untuk mengobati lutut TaeRim.
“Seonbae …” ucap TaeRim.
Sambil mengolesi minyak ke lutut TaeRim …
“MWO?!!kau memanggil aku apa tadi..?!” tanya ku.
“Seonbae..??” jawab TaeRim.
“Kan sudah ku bilang,,mulai sekarang panggil aku oppa!” ucapku.
“Aah,.~mian…” jawab TaeRim.
“Ne,,hoobae ku…” jawab ku.

Aku langsung mengacak rambut TaeRim.
“Wahh,,kau imut kalau berantakan…” ucap ku.
“Seonn..~” teriak TaeRim tapi langsung terdiam.
“Hahaha,,kau mau memanggilku apa..??” tanyaku.

“Kau ini,selalu menghawatirkan ku…” ucapku.
TaeRim pun langsung merapikan rambutnya.

KiBum POV end

Author POV

Saat KiBum sedang mengobati lutut TaeRim, datanglah EunHyuk, KyuHyun, DooJoon, SongHyeon, HyeRi dan SooYeon.

“Hei, sedang apa kalian ?” tanya EunHyuk kepada KiBum
“Aniyo hyung, aku hanya mengobati lutut TaeRim saja kok” jawab KiBum sambil menunjukkan killer smile kepada EunHyuk.
“Ah iya, TaeRim-ah. Kau baik-baik saja kan ?” tanya EunHyuk bijak kepada TaeRim.
“Ne, oppa. Gwenchanayo” jawab TaeRim sambil tersenyum.
“Ya !! TaeRim-ah. Kau kenapa mudah sekali memanggil mereka dengan oppa sementara aku tidak ?” tanya KiBum dengan nada yang susah untuk diartikan.
“Eh ? Ah, hanya perasaanmu saja oppa” jawab TaeRim dengan nada yang kaget dan muka yang semakin memerah.
“Aiisshh .. Sudah sudah, kalian ini. Sedikit-sedikit akur, sedikit-sedikit bertengkar. Dasar aneh, ckckck ..” KyuHyun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan hyung dan hoobaenya itu.

Setelah berbincang-bincang lumayan lama, mereka akhirnya membawa TaeRim ke ruang kesehatan. Lalu mereka pun langsung kembali kekelas masing-masing, kecuali TaeRim yang berada diruang kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

Author POV

EunHyuk POV

Akhirnya bel sekolah pun berbunyi. Aku, DooJoon, KiBum dan KyuHyun pun langsung keluar kelas dan pergi menuju ruang kesehatan. Sesampainya kami disana, kami sudah melihat tempat tidur TaeRim yang dikelilingi oleh teman-temannya.

“TaeRim-ah, bagaimana keadaanmu ?” tanyaku.
“Aku sudah baikan kok oppa” ucap TaeRim.
“Baguslah kalau begitu, kau pulang dengan siapa TaeRim-ah ?” tanyaku lagi.
“Aku pulang sendiri oppa, waeyo ?” jawabnya dengan ekspresi bingung.
“Ya !! Apa kau bilang ?? Kau ingin pulang sendiri dalam keadaan kakimu yang seperti sekarang ?? Kau pabbo atau apa hah ??” KiBum yang dari tadi diam pun langsung angkat bicara.
“Huft ..” TaeRim hanya bisa mendengus kesal.
“Pokoknya aku akan mengantarmu pulang. Titik” ucap KiBum kepada TaeRim. Asshh .. Anak ini, kenapa dia senang sekali sih memaksakan kehendaknya kepada orang lain.
“Oppa, tapi ..”
“No, tidak ada kata tapi-tapian. Pokoknya aku akan mengantarkan mu pulang” ucap KiBum sekali lagi.

Setelah itu kami pun segera pulang kerumah masing-masing. Dan TaeRim pun akhirnya pulang dengan diantar oleh KiBum. Saat aku melawati gerbang sekolah aku melihat SongHyeon yang sedang menunggu sesuatu.

“SongHyeon-ah, kau tidak pulang ?” tanyaku kepada SongHyeon.
“Eh ? Oppa, aku pulang kok oppa” jawabnya.
“Lalu ? Kenapa kau masih disini SongHyeon-ah ?” tanyaku lagi.
“Aku sedang menunggu appaku oppa, sepertinya aku akan sedikit lama dijemput” ucapnya sambil tersenyum.
“Ah, ne arraseo. Mau pulang bersama dengan oppa ?” tanyaku, tidak tega aku melihatnya menunggu seperti itu.
“Ani oppa, aku menunggu disini saja. Gwenchana” jawabnya menolak.
“Kau yakin ? Baiklah, oppa pulang dulu ne ? Annyeong”

Setelah itu aku pun langsung pulang kerumah.

EunHyuk POV end


ToBeContinue ..
:D
Mian kalau pembagian chapternya nggak jelas --"

No comments:

Post a Comment