I love U,but my friend too <Chapter 2>
by Zhang Ta Cien on Thursday, January 26, 2012 at 7:08pm ·
Chapter 2~
Jam istirahat sudah tiba,tetapi Kyu dan Heechul belum kembali~
TaeRim POV
"Ahh kemana sebenarnya Heechul, seperti biasa dia selalu bolos saat dia kesal.." Cetus TaeRim.
"Sepertinya kamu sangat perhatian sekali dengan Heechul..?" Tanyaku.
"Ah benar kamu belum tahu ya MinHee.. Sebenarnya TaeRim sudah lama menyukai Heechul.. Mereka adalah pasangan yang serasi..." Seru JiHyun.
"Berarti kalian pacaran??" Tanyaku lagi
"Tidak,..kami belum pacaran..aku hanya sendiri saja yang menyukainya.." Jawab TaeRim.
MinHee POV
Saat aku mendengar kalau TaeRim dan Heechul adalah "pasangan serasi" itu membuat hatiku sakit dan hatiku kembali sejuk ketika TaeRim mengatakan kalau mereka tidak pacaran... Ya,,aku sudah menyukai Heechul sejak awal..mulanya aku hanya merasa penasaran saja dengan sikapnya,,dan lama-kelamaan aku menjadi suka dengannya. Tapi apakah aku bisa menyakiti teman baikku walaupun kami belum lama berteman tapi TaeRim dan JiHyun lah teman pertamaku di seoul ini.
Bel pulang sudah berbunyi dan saat itu pikiranku masih juga belum tenang memikirkan Heechul dan TaeRim. Setelah berpisah dengan teman-teman,aku tak langsung pulang. Aku sengaja tidak langsung pulang karena aku ingin mampir ke taman dekat sekolah. Aku ingin menyegarkan pikiranku sejenak.
MinHee POV end
Heechul POV
Aku sengaja memisahkan diri dengan Kyu karena aku harus menata kembali hati dan pikiranku untuk segera melupakan MinHee. Aku sengaja sedikit berputar-putar dan setelah beberapa saat aku memutuskan untuk pulang. Dan saat aku melewati halte bus aku melihat sesosok wajah yang tak asing lagi bagiku.. Ya aku melihat MinHee sedang menunggu bus. Dia terlihat begitu manis dan terlihat juga dia seperti sedang memikirkan sesuatu.Saat itu aku hanya ingin melihatnya saja tapi entah mengapa aku tetap saja menghampirinya.
"MinHee.. Apakah belum dapat bus?" Tanyaku.
"Belum..jam seperti ini bus berdesak-desakan, aku menununggu bus yang tidak terlalu penuh"
Saat itu aku berfikir ingin mengantarkannya pulang.. Dan aku juga ingin mengantarnya pulang karena besok mungkin aku tidak akan bisa dan tidak boleh melakukan ini..segera saja aku menawarkan diri.
"Bagaimana kalau kamu aku antarkan pulang" Tawarku.
" Benarkah kamu mau mengantarku??apakah tidak merepotkan?" Tanyanya padaku.
"Tentu saja tidak!..naiklah" Ucap ku.
Heechul POV end
MinHee POV
Aku benar-benar bahagia saat Heechul menawarkan diri untuk mengantarkanku pulang. Tanpa berfikir panjangpun aku menerimanya dan dalam hatiku aku juga merasa bersalah pada TaeRim. Setengah perjalanan kami hanya saling diam-diaman seolah kami sedang bermusuhan... Tapi tiba-tiba terdengar suara Heechul.
"Berpeganglah padaku nanti kamu akan jatuh!" Perintah Heechul.
Dan saat itu aku langsung berpegangan pada tasnya dan Heechul pun berkata,
"Ya..! kenapa kamu memengangi tas ku..?kamu hanya membuat bahu ku sakit!"
"Maaf.." dan saat itu juga aku merangkul punggungnya. Saat itu jantung ku benar-benar berdetak kencang. Selama perjalanan itu aku sungguh senang.Sebenarnya aku ingin sekali bertanya kenapa dia tadi pergi dan tidak mengikuti pelajaran, tapi dengan cepat pula aku urungkan niatku karena aku tidak ingin merusak suasana seperti ini. Meskipun tidak ada pembicaraan tapi aku sunggu senang sekali.Rasanya kegaluan hari itu sudah hilang dan malam ini aku tidur dengan perasaan yang sangat gembira!
Pagi seperti biasa aku pergi ke sekolah tapi kali ini aku berangkat dengan perasaan yang sangat senang.... Dan cittt terdengar suara decitan rem sepeda...
"MinHee annyeong..."Sapa Kyu dengan wajah riang.
"Annyeong.." Jawab ku singkat.
"Ayo naiklah... Bukankah kemarin aku sudah bilang kalau aku akan memboncengmu..?hehehe.."
Belum sempat aku menjawab tapi Kyu sudah menarikku dan dia mulai mengayuh sepedanya.
Saat bel pertama berbunyi...
Pak Hyuk Jae memasuki kelas. Ia adalah wali kelas kami. Tiba-tiba,ada seorang murid baru yang mengikuti pak Hyuk Jae dari belakang. Dgn gayanya terlihat seperti American style.
“Annyeong Haseyo seonsaengnim...!” Sapa seluruh murid.
“Ne..Annyeong Haseyo..oh ya,kita kedatangan murid baru..nah,ayo KiBum..perkenalkan dirimu..” Ucap pak Hyuk Jae.
“Annyeong Haseyo,,Saya KiBum,pindahan dari Los Angeles,senang bertemu kalian,,mohon bantuannya..!” Sapa KiBum,murid baru tersebut.
TaeRim POV
“OMO!!!dia sudah kembali!” Ucap ku sambil berusaha menutup-nutupi wajah ku dengan buku.
“Ya!TaeRim..apakah kau mengenalnya?” Bisik MinHee.
“Ya..MinHee,,dia itu teman baik Heechul dan KyuHyun saat mereka masih SMP,,dan kemarin,saat ia kelas 1 SMA,ia pindah ke Amerika karena ayahnya yang bekerja disana...” Ucap JiHyun.
aku tidak memperdulikan apa yang dibicarakan oleh JiHyun dan MinHee.Aku terus berusaha agar wajah ku bisa tertutupi.
“Lalu,apa hubungannya dengan TaeRim,.?kelihatannya TaeRim sangat takut akan kedatangan KiBum?” Bisik MinHee lagi.
*Flash Back 2 tahun lalu~*
“Ya!!!bukankah kau yang menyembunyikan eksemplar ku?!” Ucap TaeRim.
“Apa??!aku tidak melakukannya!” Bantah KiBum.
“Mana mungkin?siapa lagi kalau bukan kau!” Ucap TaeRim sambil menghentakkan tangannya yang tanpa ia sadari telah menghancurkan keyboard laptop KiBum.
“Ya!kenapa kalian ini pagi-pagi sudah berkelahi?ini buku mu aku kembalikan!” Ucap JiHyun yang baru memasuki kelas.
TaeRim lalu melirik ke arah KiBum dengan wajah yang sulit ditebak. Antara menyesal karena telah menuduh KiBum, dan takut akan kemarahan KiBum.
Lalu,ia melirik ke arah JiHyun.
“JiHyun-ah,,kenapa kau baru memberitahuku sekarang????ahhh,,tamat lah riwayat ku!” Ucap TaeRim dalam hati.
“Ikut aku TaeRim!” Perintah KiBum sambil menarik kuat tangan TaeRim.
Sesampainya di suatu tempat...
“ YA!!Mengapa kau selalu menyalahkan ku atas apa yang tidak pernah aku lakukan??!!mengapa aku selalu salah dimata mu??!kau sangat tidak memikirkan perasaan ku!” Ucap KiBum dengan nada marah.
Mata TaeRim pun segera berkaca-kaca dan menangis.
“KiBum-ah...mianhae...” Ucap TaeRim dengan nada merintih.
“Sudah berapa kali kau menghancurkan barang ku??!aku sudah tidak tahan lagi!tunggu pembalasan ku 2 tahun lagi!” Ucap nya.
“Mianhae,,jeongmal mianhae...!” Ucap TaeRim.
“ahh~apakah aku terlalu keras padanya?aahh,,tetapi tidak apa-apa,,ini cuma akting ku saja..hehehe” Pikir KiBum dalam hati dan langsung meninggalkan TaeRim.
*Flash back end*
“Nah,,setelah itu,,keesokkan hari nya KiBum pindah ke Amerika..dan pulang setelah 2 tahun lamanya..” Ucap JiHyun.
“Andwaeee!!!!!apa yang akan dilakukannya terhadap ku nanti?!atau setelah pulang sekolah,ia akan membunuh ku,atau mencekik ku????!” Teriak ku.
Se-isi kelas termasuk KiBum menoleh ke arah ku.
“waeyo TaeRim??” Tanya pak Hyuk Jae.
“a..aniyo..aku tidak apa-apa..” Jawab ku.
JiHyun,MinHee,Heechul,Kyu,dan termasuk KiBum tertawa melihat tingkah ku.
TaeRim POV end
KiBum POV
"Heechul hyung annyeong... lama tidak bertemu..Hmm bisakah kita bicara sebentar?" Tanyaku pada heechul hyung
Saat itu kami bertemu dipersimpangan taman dekat sekolah.
"Hmm tentu apa yang ingin kamu tanyakan?" Jawab Heechul dengan tenang.
"Sebenarnya aku ingin sekali bertanya ini...hmmm..aku sedikit ragu, karena aku takut jika jawaban yang aku peroleh tidak sesuai dengan dugaanku..” Ucap ku.
"Mwoya??" Tanya Heechul dengan sedikit tatapan penasaran.
"Ini tentang TaeRim... Sudah banyak yang tahu kalau hyung baik sekali dengannya,, dan hyung tidak pernah sebaik itu pada teman-teman wanita yang lain.. Jadi aku ingin bertanya apakah hyung suka pada TaeRim?" Tanya ku.
"TaeRim?? Aku baik padanya karena aku menganggapnya sebagai dongsaengku saja dan tidak lebih. Dia mirip dengang dongsaengku yang sudah tiada karena itu aku sayang padanya seperti dongsaengku." Jawab Heechul hyung dan dia juga memberi tahu alasannya itu membuatku sangat lega.
"Hyung tapi kenapa kamu terlihat sedih??" Tanyaku.
"Ahh lupakan..aku tidak apa-apa." Jawab Heechul.
"Oke jika hyung tidak mau cerita tidak apa... Hyung ayo kita berangkat gaja....!" Seru KiBum
KiBum POV end
Heechul POV
Aku dan KiBum menuju sekolah. Saat itu aku melihat pemandangan yang sangat menyakitkan ku.. Aku melihat Kyu membonceng MinHee, "mungkin Kyu sudah menyatakan perasaannya.." itulah yang aku pikirkan saat ini.Aku hanya bisa menatap mereka menghilang perlahan-lahan diantara tembok sekolah.
"Hyungnim apa yang kamu lihat kenapa kamu terlihat begitu sedih?" Tanya KiBum padaku.
Mungkin saat itu KiBum juga menyadari jika aku saat itu sedang menatap MinHee yang bersama Kyu dan dia pun bertanya lagi.
“Siapa yeoja itu Hyung?aku baru melihatnya..” Ucap KiBum.
“Ohh,,dia murid baru dikelas kita,,namanya MinHee,,dia sudah satu bulan disini..” Jawab ku.
"Apakah hyung menyukainya??sangat jelas dari wajahmu hyung..lalu kenapa hyung tidak mengatakannya?" Tanyanya padaku.
"Walaupun aku menyukainya, aku tidak bisa mengatakan pada MinHee karena aku tidak ingin menyakiti hati Kyu." Jawab ku.
"Bagaimana jika kita pergi ke tempat biasanya dan kita membolos..?" Cetus KiBum.
"Tidak, aku ingin menghadapinya lagipula kemarin aku sudah bolos seharian. Gaja"
Langkahku sangat berat.
Heechul POV end
MinHee POV
Bel sekolah sudah berdetang 3 kali dan kami semua sudah memasuki kelas masing-masing... Saat itu aku melihat Heechul.. Dia beda dengan orang yang aku kenal kemarin malam.. Saat berpapasan denganku,dia hanya berkata "hai" dan dia hanya bicara padaku jika memang dia ada hal yang memang harus dia tanyakan padaku.. Sikapnya memang sangat aneh hari ini..
Bel istirahat berbunyi dan sebagian siswa ada yang pegi keluar kelas dan sebagian juga ada yang mumutuskan untuk tetap tinggal di kelas.. Saat itu Kyu datang menghampiriku.
"MinHee ayo kita pergi ke atap gedung ada yang ingin aku katakan.."
"Apa??tidak bisakah kamu mengatakannya disini?" Tanyaku.
"Tidak.. Tidak bias.." Jawabnya dan dia segera saja menarik tangan ku.
sepanjang jalan menuju lorong aku memperhatikan wajah Kyu, dia terlihat sangat begitu gembira seolah dia akan mendapatkan hadiah yang begitu besar. Atap gedung sekolah kami lumayan ramai juga. Disana ada kafe kecil yang menyediakan berbagai minuman dan ada tempat duduk berjajar serta ada juga tanaman yang sengaja di taruh di sana. Banyak siswa yang sedang membaca atau sekedar duduk dan mengobrol..
Kyu mengajakku duduk di sudut atap gedung.. Di sana anginnya sangat sejuk,dan lumayan sepi..kita juga bisa memandang lingkungan sekolah.
"MinHee ada yang ingin aku katakan padamu.."tanyanya pelan
"Apa itu??" Jawabku.
"Sebenarnya aku suka padamu... Maukah kamu menjadi pacarku?" Tanya nya.
Aku sangat bingung, bagaimana aku harus menjawabnya... Bagiku kyu adalah seorang teman dan seperti oppa ku sendiri.
Melihat ekspresiku Kyu langsung berkata.
"Kamu tak perlu menjawab sekarang.. Kamu boleh menjawabnya seminggu lagi. Aku bukanlah tipe yang orang yang suka memakasa.." jawabnya sambil tersenyum.
Kami memesan minuman dan kami meninkmatinya tapi suasana agak sedikit canggung.
Hari itu aku pulang dengan diantar oleh Kyu. Dia berusaha menghidupkan lagi suasana yang canggung,karena sejak turun dari atap gedung,aku menjadi sangat diam.
-(^_^)-
TBC
Jam istirahat sudah tiba,tetapi Kyu dan Heechul belum kembali~
TaeRim POV
"Ahh kemana sebenarnya Heechul, seperti biasa dia selalu bolos saat dia kesal.." Cetus TaeRim.
"Sepertinya kamu sangat perhatian sekali dengan Heechul..?" Tanyaku.
"Ah benar kamu belum tahu ya MinHee.. Sebenarnya TaeRim sudah lama menyukai Heechul.. Mereka adalah pasangan yang serasi..." Seru JiHyun.
"Berarti kalian pacaran??" Tanyaku lagi
"Tidak,..kami belum pacaran..aku hanya sendiri saja yang menyukainya.." Jawab TaeRim.
MinHee POV
Saat aku mendengar kalau TaeRim dan Heechul adalah "pasangan serasi" itu membuat hatiku sakit dan hatiku kembali sejuk ketika TaeRim mengatakan kalau mereka tidak pacaran... Ya,,aku sudah menyukai Heechul sejak awal..mulanya aku hanya merasa penasaran saja dengan sikapnya,,dan lama-kelamaan aku menjadi suka dengannya. Tapi apakah aku bisa menyakiti teman baikku walaupun kami belum lama berteman tapi TaeRim dan JiHyun lah teman pertamaku di seoul ini.
Bel pulang sudah berbunyi dan saat itu pikiranku masih juga belum tenang memikirkan Heechul dan TaeRim. Setelah berpisah dengan teman-teman,aku tak langsung pulang. Aku sengaja tidak langsung pulang karena aku ingin mampir ke taman dekat sekolah. Aku ingin menyegarkan pikiranku sejenak.
MinHee POV end
Heechul POV
Aku sengaja memisahkan diri dengan Kyu karena aku harus menata kembali hati dan pikiranku untuk segera melupakan MinHee. Aku sengaja sedikit berputar-putar dan setelah beberapa saat aku memutuskan untuk pulang. Dan saat aku melewati halte bus aku melihat sesosok wajah yang tak asing lagi bagiku.. Ya aku melihat MinHee sedang menunggu bus. Dia terlihat begitu manis dan terlihat juga dia seperti sedang memikirkan sesuatu.Saat itu aku hanya ingin melihatnya saja tapi entah mengapa aku tetap saja menghampirinya.
"MinHee.. Apakah belum dapat bus?" Tanyaku.
"Belum..jam seperti ini bus berdesak-desakan, aku menununggu bus yang tidak terlalu penuh"
Saat itu aku berfikir ingin mengantarkannya pulang.. Dan aku juga ingin mengantarnya pulang karena besok mungkin aku tidak akan bisa dan tidak boleh melakukan ini..segera saja aku menawarkan diri.
"Bagaimana kalau kamu aku antarkan pulang" Tawarku.
" Benarkah kamu mau mengantarku??apakah tidak merepotkan?" Tanyanya padaku.
"Tentu saja tidak!..naiklah" Ucap ku.
Heechul POV end
MinHee POV
Aku benar-benar bahagia saat Heechul menawarkan diri untuk mengantarkanku pulang. Tanpa berfikir panjangpun aku menerimanya dan dalam hatiku aku juga merasa bersalah pada TaeRim. Setengah perjalanan kami hanya saling diam-diaman seolah kami sedang bermusuhan... Tapi tiba-tiba terdengar suara Heechul.
"Berpeganglah padaku nanti kamu akan jatuh!" Perintah Heechul.
Dan saat itu aku langsung berpegangan pada tasnya dan Heechul pun berkata,
"Ya..! kenapa kamu memengangi tas ku..?kamu hanya membuat bahu ku sakit!"
"Maaf.." dan saat itu juga aku merangkul punggungnya. Saat itu jantung ku benar-benar berdetak kencang. Selama perjalanan itu aku sungguh senang.Sebenarnya aku ingin sekali bertanya kenapa dia tadi pergi dan tidak mengikuti pelajaran, tapi dengan cepat pula aku urungkan niatku karena aku tidak ingin merusak suasana seperti ini. Meskipun tidak ada pembicaraan tapi aku sunggu senang sekali.Rasanya kegaluan hari itu sudah hilang dan malam ini aku tidur dengan perasaan yang sangat gembira!
Pagi seperti biasa aku pergi ke sekolah tapi kali ini aku berangkat dengan perasaan yang sangat senang.... Dan cittt terdengar suara decitan rem sepeda...
"MinHee annyeong..."Sapa Kyu dengan wajah riang.
"Annyeong.." Jawab ku singkat.
"Ayo naiklah... Bukankah kemarin aku sudah bilang kalau aku akan memboncengmu..?hehehe.."
Belum sempat aku menjawab tapi Kyu sudah menarikku dan dia mulai mengayuh sepedanya.
Saat bel pertama berbunyi...
Pak Hyuk Jae memasuki kelas. Ia adalah wali kelas kami. Tiba-tiba,ada seorang murid baru yang mengikuti pak Hyuk Jae dari belakang. Dgn gayanya terlihat seperti American style.
“Annyeong Haseyo seonsaengnim...!” Sapa seluruh murid.
“Ne..Annyeong Haseyo..oh ya,kita kedatangan murid baru..nah,ayo KiBum..perkenalkan dirimu..” Ucap pak Hyuk Jae.
“Annyeong Haseyo,,Saya KiBum,pindahan dari Los Angeles,senang bertemu kalian,,mohon bantuannya..!” Sapa KiBum,murid baru tersebut.
TaeRim POV
“OMO!!!dia sudah kembali!” Ucap ku sambil berusaha menutup-nutupi wajah ku dengan buku.
“Ya!TaeRim..apakah kau mengenalnya?” Bisik MinHee.
“Ya..MinHee,,dia itu teman baik Heechul dan KyuHyun saat mereka masih SMP,,dan kemarin,saat ia kelas 1 SMA,ia pindah ke Amerika karena ayahnya yang bekerja disana...” Ucap JiHyun.
aku tidak memperdulikan apa yang dibicarakan oleh JiHyun dan MinHee.Aku terus berusaha agar wajah ku bisa tertutupi.
“Lalu,apa hubungannya dengan TaeRim,.?kelihatannya TaeRim sangat takut akan kedatangan KiBum?” Bisik MinHee lagi.
*Flash Back 2 tahun lalu~*
“Ya!!!bukankah kau yang menyembunyikan eksemplar ku?!” Ucap TaeRim.
“Apa??!aku tidak melakukannya!” Bantah KiBum.
“Mana mungkin?siapa lagi kalau bukan kau!” Ucap TaeRim sambil menghentakkan tangannya yang tanpa ia sadari telah menghancurkan keyboard laptop KiBum.
“Ya!kenapa kalian ini pagi-pagi sudah berkelahi?ini buku mu aku kembalikan!” Ucap JiHyun yang baru memasuki kelas.
TaeRim lalu melirik ke arah KiBum dengan wajah yang sulit ditebak. Antara menyesal karena telah menuduh KiBum, dan takut akan kemarahan KiBum.
Lalu,ia melirik ke arah JiHyun.
“JiHyun-ah,,kenapa kau baru memberitahuku sekarang????ahhh,,tamat lah riwayat ku!” Ucap TaeRim dalam hati.
“Ikut aku TaeRim!” Perintah KiBum sambil menarik kuat tangan TaeRim.
Sesampainya di suatu tempat...
“ YA!!Mengapa kau selalu menyalahkan ku atas apa yang tidak pernah aku lakukan??!!mengapa aku selalu salah dimata mu??!kau sangat tidak memikirkan perasaan ku!” Ucap KiBum dengan nada marah.
Mata TaeRim pun segera berkaca-kaca dan menangis.
“KiBum-ah...mianhae...” Ucap TaeRim dengan nada merintih.
“Sudah berapa kali kau menghancurkan barang ku??!aku sudah tidak tahan lagi!tunggu pembalasan ku 2 tahun lagi!” Ucap nya.
“Mianhae,,jeongmal mianhae...!” Ucap TaeRim.
“ahh~apakah aku terlalu keras padanya?aahh,,tetapi tidak apa-apa,,ini cuma akting ku saja..hehehe” Pikir KiBum dalam hati dan langsung meninggalkan TaeRim.
*Flash back end*
“Nah,,setelah itu,,keesokkan hari nya KiBum pindah ke Amerika..dan pulang setelah 2 tahun lamanya..” Ucap JiHyun.
“Andwaeee!!!!!apa yang akan dilakukannya terhadap ku nanti?!atau setelah pulang sekolah,ia akan membunuh ku,atau mencekik ku????!” Teriak ku.
Se-isi kelas termasuk KiBum menoleh ke arah ku.
“waeyo TaeRim??” Tanya pak Hyuk Jae.
“a..aniyo..aku tidak apa-apa..” Jawab ku.
JiHyun,MinHee,Heechul,Kyu,dan termasuk KiBum tertawa melihat tingkah ku.
TaeRim POV end
KiBum POV
"Heechul hyung annyeong... lama tidak bertemu..Hmm bisakah kita bicara sebentar?" Tanyaku pada heechul hyung
Saat itu kami bertemu dipersimpangan taman dekat sekolah.
"Hmm tentu apa yang ingin kamu tanyakan?" Jawab Heechul dengan tenang.
"Sebenarnya aku ingin sekali bertanya ini...hmmm..aku sedikit ragu, karena aku takut jika jawaban yang aku peroleh tidak sesuai dengan dugaanku..” Ucap ku.
"Mwoya??" Tanya Heechul dengan sedikit tatapan penasaran.
"Ini tentang TaeRim... Sudah banyak yang tahu kalau hyung baik sekali dengannya,, dan hyung tidak pernah sebaik itu pada teman-teman wanita yang lain.. Jadi aku ingin bertanya apakah hyung suka pada TaeRim?" Tanya ku.
"TaeRim?? Aku baik padanya karena aku menganggapnya sebagai dongsaengku saja dan tidak lebih. Dia mirip dengang dongsaengku yang sudah tiada karena itu aku sayang padanya seperti dongsaengku." Jawab Heechul hyung dan dia juga memberi tahu alasannya itu membuatku sangat lega.
"Hyung tapi kenapa kamu terlihat sedih??" Tanyaku.
"Ahh lupakan..aku tidak apa-apa." Jawab Heechul.
"Oke jika hyung tidak mau cerita tidak apa... Hyung ayo kita berangkat gaja....!" Seru KiBum
KiBum POV end
Heechul POV
Aku dan KiBum menuju sekolah. Saat itu aku melihat pemandangan yang sangat menyakitkan ku.. Aku melihat Kyu membonceng MinHee, "mungkin Kyu sudah menyatakan perasaannya.." itulah yang aku pikirkan saat ini.Aku hanya bisa menatap mereka menghilang perlahan-lahan diantara tembok sekolah.
"Hyungnim apa yang kamu lihat kenapa kamu terlihat begitu sedih?" Tanya KiBum padaku.
Mungkin saat itu KiBum juga menyadari jika aku saat itu sedang menatap MinHee yang bersama Kyu dan dia pun bertanya lagi.
“Siapa yeoja itu Hyung?aku baru melihatnya..” Ucap KiBum.
“Ohh,,dia murid baru dikelas kita,,namanya MinHee,,dia sudah satu bulan disini..” Jawab ku.
"Apakah hyung menyukainya??sangat jelas dari wajahmu hyung..lalu kenapa hyung tidak mengatakannya?" Tanyanya padaku.
"Walaupun aku menyukainya, aku tidak bisa mengatakan pada MinHee karena aku tidak ingin menyakiti hati Kyu." Jawab ku.
"Bagaimana jika kita pergi ke tempat biasanya dan kita membolos..?" Cetus KiBum.
"Tidak, aku ingin menghadapinya lagipula kemarin aku sudah bolos seharian. Gaja"
Langkahku sangat berat.
Heechul POV end
MinHee POV
Bel sekolah sudah berdetang 3 kali dan kami semua sudah memasuki kelas masing-masing... Saat itu aku melihat Heechul.. Dia beda dengan orang yang aku kenal kemarin malam.. Saat berpapasan denganku,dia hanya berkata "hai" dan dia hanya bicara padaku jika memang dia ada hal yang memang harus dia tanyakan padaku.. Sikapnya memang sangat aneh hari ini..
Bel istirahat berbunyi dan sebagian siswa ada yang pegi keluar kelas dan sebagian juga ada yang mumutuskan untuk tetap tinggal di kelas.. Saat itu Kyu datang menghampiriku.
"MinHee ayo kita pergi ke atap gedung ada yang ingin aku katakan.."
"Apa??tidak bisakah kamu mengatakannya disini?" Tanyaku.
"Tidak.. Tidak bias.." Jawabnya dan dia segera saja menarik tangan ku.
sepanjang jalan menuju lorong aku memperhatikan wajah Kyu, dia terlihat sangat begitu gembira seolah dia akan mendapatkan hadiah yang begitu besar. Atap gedung sekolah kami lumayan ramai juga. Disana ada kafe kecil yang menyediakan berbagai minuman dan ada tempat duduk berjajar serta ada juga tanaman yang sengaja di taruh di sana. Banyak siswa yang sedang membaca atau sekedar duduk dan mengobrol..
Kyu mengajakku duduk di sudut atap gedung.. Di sana anginnya sangat sejuk,dan lumayan sepi..kita juga bisa memandang lingkungan sekolah.
"MinHee ada yang ingin aku katakan padamu.."tanyanya pelan
"Apa itu??" Jawabku.
"Sebenarnya aku suka padamu... Maukah kamu menjadi pacarku?" Tanya nya.
Aku sangat bingung, bagaimana aku harus menjawabnya... Bagiku kyu adalah seorang teman dan seperti oppa ku sendiri.
Melihat ekspresiku Kyu langsung berkata.
"Kamu tak perlu menjawab sekarang.. Kamu boleh menjawabnya seminggu lagi. Aku bukanlah tipe yang orang yang suka memakasa.." jawabnya sambil tersenyum.
Kami memesan minuman dan kami meninkmatinya tapi suasana agak sedikit canggung.
Hari itu aku pulang dengan diantar oleh Kyu. Dia berusaha menghidupkan lagi suasana yang canggung,karena sejak turun dari atap gedung,aku menjadi sangat diam.
-(^_^)-
TBC
No comments:
Post a Comment