Na do Saranghae Seonbaenim Chapter 2
by Renata Disyacitta on Sunday, December 18, 2011 at 11:39am ·
Previous story
“Yahhh .. Seonbaenim, bagaimana dengan kami ?” ucap seluruh murid yeoja.
“Kalian ? Kalian cari yang lain saja lah” ucap KyuHyun santai.
“Yahhhh .. Oppa, kau tidak adil” teriak seorang yeoja.
“YA !! SOPAN LAH SEDIKIT TEERHADAP SEONBAEMU DAN AKU BUKAN OPPAMU !! ARRASEO !!” marah KiBum terhadap murid yeoja tersebut.
“Mianhaeyo seonbaenim” ucap murid yeoja tersebut.
“Besok kalian harus memakai kalung papan nama kalian, rambut diikat 2, memakai pita berwarna-warni. Dan besok kalian harus membawa properti, seperti permen lollipop raksasa, dan ramyeon.” perintah KiBum kepada seluruh murid.
“Ne, seonbaenim..!” jawab murid-murid sekelas.
“sekarang, kalian boleh pulang kerumah.” Ucap KiBum.
Chapter 2
HyeRi POV
“Ya,,eonni-deul,,sepertinya kita harus ke supermarket dulu deh..” ucapku.
“Hhhmm,,iya,,aku setuju!” jawab TaeRim.
“Ayo,..” jawab ku.
Kami pun langsung menunggu didepan halte bus. Tak lama setelah itu, bus datang.
“Ayo,,ayo,,palli tapshida!!” ucapku.
20 menit kemudian, kami sampai di halte dekat supermarket serba ada. Kami langsung mencari properti yang kami perlukan.
HyeRi POV end
SooYeon POV
“Wahhh,,,bando ini bagus sekali,…!” ucap ku sambil memegang sebuah bando.
“Ya,Soo Yeon, kita ini kesini tujuannya mau membeli properti yang disuruh seonbae!” jawab SongHyeon.
“Hhmm,..” kesalku.
Aku pun langsung mencari-cari lollipop raksasa, dan mengambil beberapa mie ramyeon.
“Hhmm,..lolipop,,lolipop…” ujar ku sambil mencari-cari lolipop.
Kemudian, aku menemukan lollipop yang sangat besar dan langsung memasukkannya kedalam keranjang ku.
SooYeon POV end
TaeRim POV
Aku berjalan-jalan mencari-cari lolipop dan ramyeon. Tiba-tiba, aku menemukan gantungan hp yang sangat lucu bergambar boneka kelinci.
“Wahhh ... Neomu kyeopta !!” ucapku.
Lalu aku langsung mengambil gantungan tersebut dan mencari lolipop beserta rammyeon. Tak lama kemudian aku menemukan lollipop yang amat sangat besar, aku segera mengambilnya dan memasukkanya kedalam keranjang lalu mengambil beberapa rammnyeon.
TaeRim POV end
SongHyeon POV
“Sudah lengkap semua propertinya ?” ucap ku.
“Ne eonni, ayo kita bayar” jawab mereka semua.
“Sudah jam berapa ini ? Ayo pulang.” tanya SooYeon.
Kami pun pulang setelah kami mendapatkan semua properti yang kami perlukan.
SongHyeon POV end
Author POV
Keesokkan harinya pada malam hari (MOS dilaksanakan pada malam hari) mereka pun berkumpul dikelas dengan penampilan yang kyeopta. Sambil menunggu kedatangan seonbaenim mereka.
Tak lama kemudian seonbaenim mereka pun datang.
“Annyeong yeorobeun, sudah siap semuanya ? Baiklah, sekarang kami akan memeriksa kelengkapan properti yang kami perintahkan kemarin” ucap KiBum kepada semua murid yang ada dikelas.
“Pertama-tama kami akan memeriksa kalian berempat. Kalian, cepat maju” perintah KiBum kepada TaeRim, SongHyeon, SooYeon dan HyeRi.
Mereka berempat pun maju kedepan kelas membawa sekantong besar yang berisi rammyeon dan lollipop.
Saat KiBum memeriksa isi kantong tersebut, ternyata ada satu gantungan boneka kelinci.
“Punya siapa ini ?” tanya KiBum.
“Punyaku seonbaenim” jawab TaeRim.
“Ini untukku saja ya !!” ucap KiBum.
“Yahhh .. Seonbae, itukan punyaku. Kenapa kau ambil ?” jawab TaeRim dengan ekspresi yang imut.
“Aiisshh .. Kim Ki Bum, berhentilah melakukan hal yang tidak-tidak. Cepat kembalikan barang itu” perintah EunHyuk kepada KiBum.
“Aiisshh .. Kau cerewet sekali sih hyung. Terserah aku dong” ucap KiBum membantah EunHyuk.
“Huft ..” TaeRim hanya bisa menghela nafas pasrah sambil menggembungkan pipinya imut.
“Ahhhh .. Kyeopta !!” ucap KyuHyun dan DooJoon sambil mencubit pipi TaeRim.
Setelah KiBum selesai memeriksa kelengkapan properti TaeRim, sekarang giliran DooJoon yang memeriksa kelengkapan properti dari HyeRi.
“HyeRi-ah, mana properti mu ?” tanya DooJoon kepada HyeRi.
“Ini seonbae-nim” ucap HyeRi sambil menyerahkan propertinya kepada DooJoon.
“Hhmm .. Ne, semuanya lengkap. Anak pintar” ucap DooJoon sambil mengelus rambut HyeRi.
“Gomawo seonbae” ucap HyeRi dengan muka yang memerah.
Akhirnya setelah mereka semua selesai memeriksa properti TaeRim, HyeRi, SongHyeon dan SooYeon. Mereka menyuruh keempatnya untuk membawa properti-properti tersebut ke ruangan mereka yang ada dilantai 3.
Saat mereka berempat sampai diruangan khusus Super Junior mereka langsung menempatkan properti-properti itu disembarang tempat. Saat mereka melihat kearah belakang, mereka terkejut karena seonbaedeul mereka sudah berdiri dibelakang mereka.
Author POV end
EunHyuk POV
“Hoobaedeul .. Apakah kalian tidak lelah ?” tanyaku kepada mereka.
“Tentu seonbae, tentu kami lelah. Waeyo ?” tanya SongHyeon kepadaku.
“Euumm .. Bagaimana kalau kita makan dulu saja dikantin” usulku kepada mereka semua.
“Usul yang bagus hyung, ayo kita makan” ucap KyuHyun bersemangat.
“Heh, pabo. Kan aku mengajak SongHyeon, bukannya mengajakmu” ucapku kesal saat tau yang merespon usulku itu KyuHyun bukannya SongHyeon.
“Sudahlah hyung, lagi pula SongHyeon pasti akan ikut kok. Ya kan ?” tanya DooJoon kepada SongHyeon.
“Eh ? Ne seonbae” jawab SongHyeon dengan spontan. ‘Kenapa yeoja itu manis sekali sih ?’ tanyaku dalam hati.
Setelah itu kami pun langsung pergi ke kantin. Saat dikantin aku mulai menyadari kalau TaeRim tidak ada. Aku pun langsung bertanya kepada SongHyeon.
“SongHyeon-ah, kau melihat TaeRim ?” tanya Eunhyuk kepada SongHyeon.
“TaeRim ? Bukannya dia tadi ada dibelakang kita ?” jawab SongHyeon yang lebih bisa disebut dengan pertanyaan bukan sebuah jawaban.
“Waeyo hyung ? Ada masalah ?” tanya DooJoon kepadaku.
“Eumm .. Ne, sepertinya TaeRim menghilang ?” jawabku ragu.
Kami semua langsung menoleh ketika kami mendengar suara kaki seseorang yang berlari.
“Ya !! KiBumie .. Kau mau kemana ?” tanyaku dengan sedikit berteriak, namun tidak dihiraukan oleh KiBum.
EunHyuk POV end
KiBum POV
“Eumm .. Ne, sepertinya TaeRim menghilang ?”
Aku langsung menoleh kearah EunHyuk hyung saat dia mengucapkan nama TaeRim, tanpa fikir panjang lagi aku langsung berlari untuk mencari TaeRim. Teriakan EunHyuk hyung pun tidak aku hiraukan lagi.
“Aiisshh .. Anak itu dimana sih ? Membuat orang khawatir saja” aku tetap berlari sambil mengawasi keadaan sekitar. Jika sekarang dia menghilang saat siang hari aku tidak akan khawatir. Tapi ini ? Aiisshh .. Kepala sekolah Jung Soo kenapa punya ide segila ini sih untuk mengadakan kegiatan MOS saat malam hari. Lalu aku langsung berlari lagi sampai akhirnya ..
“Eh, tunggu. Apa jangan-jangan dia ada diruangan khusus Super Junior ya ?” aku langsung menghentikan langkah kakiku dan berbalik arah menuju tangga yang akan membawaku ke lantai 3.
“Krieet ..” (bunyi pintu)
“TaeRim-ah .. TaeRim-ah ..” aku terus memanggil-manggil nama TaeRim. Siapa tau dia ada didalam.
Semua sudut diruangan ini aku cari, namun aku tidak melihat tanda-tanda adanya TaeRim. Hatiku bertambah cemas, sampai akhirnya ..
“DUKK” aku terjatuh karena tersandung sesuatu. Ternyata itu adalah kaki seseorang, dan seseorang itu adalah PARK TAE RIM.
“Aiisshh .. Yeoja ini, kenapa dia tertidur disini sih ? Merepotkan saja” gerutuku
“Tapi kalau dilihat-lihat wajahnya lebih terilat manis dan imut saat dia tidur” ucapku.
Akhirnya aku mencubit hidungnya karena tidak tahan melihat ekspresinya yang imut itu saat tidur.
“Awww .. MWO ?? Seonbae ?? Mengapa kau disini ?? Dan mengapa kau mencubit hidungku ??” ucapnya kaget dan kesal saat melihatku yang ada didepannya.
“YA !! Seharusnya aku yang bertanya seperti itu !!” ucapku.
“Mengapa kau tidur disini eoh ?? Kau tau ?? Aku sangat mengkhawatirkanmu !!” ucapku lagi dengan sedikit berteriak.
“Mi..Mian..Mianhaeyo seonbae. Aku tidak bermaksud membuatmu khawatir !!” ucapnya dengan nada yang sedikit serak. MWO ?? Serak ? Dia menangis ?
“Aiisshh .. Sudah sudah, jangan menangis, oppa tidak bermaksud untuk membentakmu. Oppa hanya terlalu khawatir, na do mianhaeyo” ucapku lembut sambil mengelus kepalanya, tidak tega aku melihat dia menangis.
“Gomawo seon .. bae ?? Seonbae, tadi KiBum seonbae menyuruhku memanggil seonbae apa ?? Oppa ??” ucapnya kaget saat mengingat ucapanku tadi.
“Ne, waeyo ?? Tidak suka eoh ?? Mulai sekarang panggil saja aku Oppa. Arraseo ??” tanyaku.
“Ne, seon .. eh, maksudku KiBum oppa” ucapnya sambil tersenyum manis, ahh .. Manisnya anak ini.
Setelah itu kami berdua pun langsung menyusul teman-teman kami yang sedari tadi menunggu di kantin.
KiBum POV end
ToBeContinue
Mian kalau TBC nya selalu nanggung, habisnya aku nggak tau mau buat TBC dimana .
hhhhhhe ..
:D
“Yahhh .. Seonbaenim, bagaimana dengan kami ?” ucap seluruh murid yeoja.
“Kalian ? Kalian cari yang lain saja lah” ucap KyuHyun santai.
“Yahhhh .. Oppa, kau tidak adil” teriak seorang yeoja.
“YA !! SOPAN LAH SEDIKIT TEERHADAP SEONBAEMU DAN AKU BUKAN OPPAMU !! ARRASEO !!” marah KiBum terhadap murid yeoja tersebut.
“Mianhaeyo seonbaenim” ucap murid yeoja tersebut.
“Besok kalian harus memakai kalung papan nama kalian, rambut diikat 2, memakai pita berwarna-warni. Dan besok kalian harus membawa properti, seperti permen lollipop raksasa, dan ramyeon.” perintah KiBum kepada seluruh murid.
“Ne, seonbaenim..!” jawab murid-murid sekelas.
“sekarang, kalian boleh pulang kerumah.” Ucap KiBum.
Chapter 2
HyeRi POV
“Ya,,eonni-deul,,sepertinya kita harus ke supermarket dulu deh..” ucapku.
“Hhhmm,,iya,,aku setuju!” jawab TaeRim.
“Ayo,..” jawab ku.
Kami pun langsung menunggu didepan halte bus. Tak lama setelah itu, bus datang.
“Ayo,,ayo,,palli tapshida!!” ucapku.
20 menit kemudian, kami sampai di halte dekat supermarket serba ada. Kami langsung mencari properti yang kami perlukan.
HyeRi POV end
SooYeon POV
“Wahhh,,,bando ini bagus sekali,…!” ucap ku sambil memegang sebuah bando.
“Ya,Soo Yeon, kita ini kesini tujuannya mau membeli properti yang disuruh seonbae!” jawab SongHyeon.
“Hhmm,..” kesalku.
Aku pun langsung mencari-cari lollipop raksasa, dan mengambil beberapa mie ramyeon.
“Hhmm,..lolipop,,lolipop…” ujar ku sambil mencari-cari lolipop.
Kemudian, aku menemukan lollipop yang sangat besar dan langsung memasukkannya kedalam keranjang ku.
SooYeon POV end
TaeRim POV
Aku berjalan-jalan mencari-cari lolipop dan ramyeon. Tiba-tiba, aku menemukan gantungan hp yang sangat lucu bergambar boneka kelinci.
“Wahhh ... Neomu kyeopta !!” ucapku.
Lalu aku langsung mengambil gantungan tersebut dan mencari lolipop beserta rammyeon. Tak lama kemudian aku menemukan lollipop yang amat sangat besar, aku segera mengambilnya dan memasukkanya kedalam keranjang lalu mengambil beberapa rammnyeon.
TaeRim POV end
SongHyeon POV
“Sudah lengkap semua propertinya ?” ucap ku.
“Ne eonni, ayo kita bayar” jawab mereka semua.
“Sudah jam berapa ini ? Ayo pulang.” tanya SooYeon.
Kami pun pulang setelah kami mendapatkan semua properti yang kami perlukan.
SongHyeon POV end
Author POV
Keesokkan harinya pada malam hari (MOS dilaksanakan pada malam hari) mereka pun berkumpul dikelas dengan penampilan yang kyeopta. Sambil menunggu kedatangan seonbaenim mereka.
Tak lama kemudian seonbaenim mereka pun datang.
“Annyeong yeorobeun, sudah siap semuanya ? Baiklah, sekarang kami akan memeriksa kelengkapan properti yang kami perintahkan kemarin” ucap KiBum kepada semua murid yang ada dikelas.
“Pertama-tama kami akan memeriksa kalian berempat. Kalian, cepat maju” perintah KiBum kepada TaeRim, SongHyeon, SooYeon dan HyeRi.
Mereka berempat pun maju kedepan kelas membawa sekantong besar yang berisi rammyeon dan lollipop.
Saat KiBum memeriksa isi kantong tersebut, ternyata ada satu gantungan boneka kelinci.
“Punya siapa ini ?” tanya KiBum.
“Punyaku seonbaenim” jawab TaeRim.
“Ini untukku saja ya !!” ucap KiBum.
“Yahhh .. Seonbae, itukan punyaku. Kenapa kau ambil ?” jawab TaeRim dengan ekspresi yang imut.
“Aiisshh .. Kim Ki Bum, berhentilah melakukan hal yang tidak-tidak. Cepat kembalikan barang itu” perintah EunHyuk kepada KiBum.
“Aiisshh .. Kau cerewet sekali sih hyung. Terserah aku dong” ucap KiBum membantah EunHyuk.
“Huft ..” TaeRim hanya bisa menghela nafas pasrah sambil menggembungkan pipinya imut.
“Ahhhh .. Kyeopta !!” ucap KyuHyun dan DooJoon sambil mencubit pipi TaeRim.
Setelah KiBum selesai memeriksa kelengkapan properti TaeRim, sekarang giliran DooJoon yang memeriksa kelengkapan properti dari HyeRi.
“HyeRi-ah, mana properti mu ?” tanya DooJoon kepada HyeRi.
“Ini seonbae-nim” ucap HyeRi sambil menyerahkan propertinya kepada DooJoon.
“Hhmm .. Ne, semuanya lengkap. Anak pintar” ucap DooJoon sambil mengelus rambut HyeRi.
“Gomawo seonbae” ucap HyeRi dengan muka yang memerah.
Akhirnya setelah mereka semua selesai memeriksa properti TaeRim, HyeRi, SongHyeon dan SooYeon. Mereka menyuruh keempatnya untuk membawa properti-properti tersebut ke ruangan mereka yang ada dilantai 3.
Saat mereka berempat sampai diruangan khusus Super Junior mereka langsung menempatkan properti-properti itu disembarang tempat. Saat mereka melihat kearah belakang, mereka terkejut karena seonbaedeul mereka sudah berdiri dibelakang mereka.
Author POV end
EunHyuk POV
“Hoobaedeul .. Apakah kalian tidak lelah ?” tanyaku kepada mereka.
“Tentu seonbae, tentu kami lelah. Waeyo ?” tanya SongHyeon kepadaku.
“Euumm .. Bagaimana kalau kita makan dulu saja dikantin” usulku kepada mereka semua.
“Usul yang bagus hyung, ayo kita makan” ucap KyuHyun bersemangat.
“Heh, pabo. Kan aku mengajak SongHyeon, bukannya mengajakmu” ucapku kesal saat tau yang merespon usulku itu KyuHyun bukannya SongHyeon.
“Sudahlah hyung, lagi pula SongHyeon pasti akan ikut kok. Ya kan ?” tanya DooJoon kepada SongHyeon.
“Eh ? Ne seonbae” jawab SongHyeon dengan spontan. ‘Kenapa yeoja itu manis sekali sih ?’ tanyaku dalam hati.
Setelah itu kami pun langsung pergi ke kantin. Saat dikantin aku mulai menyadari kalau TaeRim tidak ada. Aku pun langsung bertanya kepada SongHyeon.
“SongHyeon-ah, kau melihat TaeRim ?” tanya Eunhyuk kepada SongHyeon.
“TaeRim ? Bukannya dia tadi ada dibelakang kita ?” jawab SongHyeon yang lebih bisa disebut dengan pertanyaan bukan sebuah jawaban.
“Waeyo hyung ? Ada masalah ?” tanya DooJoon kepadaku.
“Eumm .. Ne, sepertinya TaeRim menghilang ?” jawabku ragu.
Kami semua langsung menoleh ketika kami mendengar suara kaki seseorang yang berlari.
“Ya !! KiBumie .. Kau mau kemana ?” tanyaku dengan sedikit berteriak, namun tidak dihiraukan oleh KiBum.
EunHyuk POV end
KiBum POV
“Eumm .. Ne, sepertinya TaeRim menghilang ?”
Aku langsung menoleh kearah EunHyuk hyung saat dia mengucapkan nama TaeRim, tanpa fikir panjang lagi aku langsung berlari untuk mencari TaeRim. Teriakan EunHyuk hyung pun tidak aku hiraukan lagi.
“Aiisshh .. Anak itu dimana sih ? Membuat orang khawatir saja” aku tetap berlari sambil mengawasi keadaan sekitar. Jika sekarang dia menghilang saat siang hari aku tidak akan khawatir. Tapi ini ? Aiisshh .. Kepala sekolah Jung Soo kenapa punya ide segila ini sih untuk mengadakan kegiatan MOS saat malam hari. Lalu aku langsung berlari lagi sampai akhirnya ..
“Eh, tunggu. Apa jangan-jangan dia ada diruangan khusus Super Junior ya ?” aku langsung menghentikan langkah kakiku dan berbalik arah menuju tangga yang akan membawaku ke lantai 3.
“Krieet ..” (bunyi pintu)
“TaeRim-ah .. TaeRim-ah ..” aku terus memanggil-manggil nama TaeRim. Siapa tau dia ada didalam.
Semua sudut diruangan ini aku cari, namun aku tidak melihat tanda-tanda adanya TaeRim. Hatiku bertambah cemas, sampai akhirnya ..
“DUKK” aku terjatuh karena tersandung sesuatu. Ternyata itu adalah kaki seseorang, dan seseorang itu adalah PARK TAE RIM.
“Aiisshh .. Yeoja ini, kenapa dia tertidur disini sih ? Merepotkan saja” gerutuku
“Tapi kalau dilihat-lihat wajahnya lebih terilat manis dan imut saat dia tidur” ucapku.
Akhirnya aku mencubit hidungnya karena tidak tahan melihat ekspresinya yang imut itu saat tidur.
“Awww .. MWO ?? Seonbae ?? Mengapa kau disini ?? Dan mengapa kau mencubit hidungku ??” ucapnya kaget dan kesal saat melihatku yang ada didepannya.
“YA !! Seharusnya aku yang bertanya seperti itu !!” ucapku.
“Mengapa kau tidur disini eoh ?? Kau tau ?? Aku sangat mengkhawatirkanmu !!” ucapku lagi dengan sedikit berteriak.
“Mi..Mian..Mianhaeyo seonbae. Aku tidak bermaksud membuatmu khawatir !!” ucapnya dengan nada yang sedikit serak. MWO ?? Serak ? Dia menangis ?
“Aiisshh .. Sudah sudah, jangan menangis, oppa tidak bermaksud untuk membentakmu. Oppa hanya terlalu khawatir, na do mianhaeyo” ucapku lembut sambil mengelus kepalanya, tidak tega aku melihat dia menangis.
“Gomawo seon .. bae ?? Seonbae, tadi KiBum seonbae menyuruhku memanggil seonbae apa ?? Oppa ??” ucapnya kaget saat mengingat ucapanku tadi.
“Ne, waeyo ?? Tidak suka eoh ?? Mulai sekarang panggil saja aku Oppa. Arraseo ??” tanyaku.
“Ne, seon .. eh, maksudku KiBum oppa” ucapnya sambil tersenyum manis, ahh .. Manisnya anak ini.
Setelah itu kami berdua pun langsung menyusul teman-teman kami yang sedari tadi menunggu di kantin.
KiBum POV end
ToBeContinue
Mian kalau TBC nya selalu nanggung, habisnya aku nggak tau mau buat TBC dimana .
hhhhhhe ..
:D
No comments:
Post a Comment