7 Years of LOVE ~Chapter 3~
by Zhang Ta Cien on Tuesday, February 28, 2012 at 3:20pm ·
Chapter 3~
TaeRim POV
Saat pelajaran olahraga berlangsung,kami disuruh bermain tenis oleh Si Won seonsaengnim.ahhh~aku tidak bisa bermain tenis,memegang rakitnya saja aku tidak bisa,,karena terlalu berat.(:p)
saat orang sedang sibuk latihan bermain tenis,aku pun melihat Kibum yang sedang bermain bola kaki bersama Heechul,yaaa..dari dulu ia memang suka bola kaki,dan sempat menjadi ketua tim sepak bola di sekolah dasar.
“Ya!TaeRim..ayo pukul ini!” teriak sesorang sambil melempar dan memukul bola tenis.
seketika,bola itu mengenai hidungku dan membuatnya berdarah,langsung saja kepala ku pusing dan akhirnya jatuh pingsan.
TaeRim POV end
Author POV
“Ya!TaeRim..ayo pukul ini!” teriak sesorang sambil melempar dan memukul bola tenis.
seketika,bola itu mengenai hidung TaeRim dan membuatnya berdarah,langsung saja kepala nya pusing dan akhirnya jatuh pingsan.
saat itu,semua orang mengerumuni TaeRim.Kibum pun terlihat hanya melihatinya dari jauh.
dan MinHee yang sedang minum,langsung berlari mendatangi kerumunan siswa.
“Ya!TaeRim!!!” teriak MinHee.
lalu terlihat Heechul mendatangi kerumunan siswa.
“Ya!hidungnya berdarah!” ucap Heechul terkejut.
“Ya!apa yang kau lakukan??cepat bantu aku mengangkat TaeRim!” ucap MinHee.
Kibum pun berlari dan bermaksud untuk menolong,tetapi sudah didahului oleh Heechul.ia pun hanya ikut saja ke ruang UKS.
Author POV end
MinHee POV
saat itu,aku sedang menunggu TaeRim sadar bersama Heechul dan Kibum.
“Ahh~Hidungku...” ucap TaeRim sambil memegang hidungnya.
“Ooo~TaeRim,,kau sudah sadar??” ucap ku cemas.
“hidungku tidak patah kan???” tanya nya.
“Ya!kau ini,disaat-saat seperti ini masih menyanyakan hidung..!tenang saja,,hidung mu Cuma mimisan,karena tadi terkena bola tenis.” Sahut ku.
“oh ya,,Heechul,,terima kasih ya,sudah membantu ku menopang TaeRim..” ucap ku.
“ne..sama-sama..” sahutnya.
oh ya,,akhir-akhir ini,sikap Heechul berubah pada ku.ia juga tidak terlihat berandalan lagi.
“MinHee,,ayo kita kekelas..” ucap TaeRim sambil bangun dari tempat tidur UKS.
“Ne,,hidungmu masih sakit tidak?” tanya ku.
“aniyo..aku baik-baik saja..” jawab nya sambil masih memegang hidungnya yang masih merah merona.
aku memperhatikan TaeRim melihat kearah Kibum dengan sedih.sebenarnya,ada apa dengan mereka berdua?selama ini,TaeRim tidak pernah cerita kepada ku.
“Ya..kau ingin membeli batu es atau makan?” tawar ku.
“iya,kebetulan aku haus juga,ayo..” ajak nya.
MinHee POV end
Saat bel jam pulang berbunyi..~
ttingg,,teengg,,tinngg,,toonngg,,ningg,,nengg,,ningg,,nungg...(wkwkwkwk..:D)
Heechul POV
seperti biasa,,sepulang sekolah,aku bersama Kibum pergi ke cafe internet untuk bermain game online.
aku sangat kesal,karena beberapa kali aku kalah memainkan game ini.saat aku lirik ke arah Kibum,ia terlihat santai memainkannya.
“Ya!Kibum,,seperti nya kau lancar sekali memainkannya..hey..berikan aku cheatnya...ya!mana mungkin kau tidak tau,kau kan anak amerika...ayoolaah,,kita kan teman..” ucap ku memohon.
“10.000 won...hehehe” ucapnya.
“Aiiisshh~kau ini,,orang memohon pada mu,kau malah meminta imbalan..” ucap ku.
“ahh,,aku ini lagi dilanda krisis moneter...haha” ucap nya.
“Aiiisshh~ya sudah,,ini!” ucap ku sambil meletakkan uang 10.000 won di hadapan Kibum.
“Teman macam apa kau ini??!aiishhh~tapi,dengan 10.000 won mu itu,belikan aku ddokbokki!” ucap ku.
“Yahh,,sama saja bohong!” ucap Kibum.
“ya sudah,,cepat beritahu aku,bagaimana caranya...” ucap ku.
setelah puas bermain game online,aku dan Kibum pun pulang ke rumah.
Heechul POV end
TaeRim POV
Sesampainya dirumah..aku langsung naik ke lantai dua untuk menuju kamar ku.aku pun segera membantingkan tubuhku yang lelah.
“Ahh...hidungku..” ucap ku sambil memegang hidung ku.
aku bangun,dan mengambil kotak yang diberikan oleh Kibum untuk ku 7 tahun yang lalu.
rasanya,aku ingin sekali membukanya dan melihat apa isinya.Tetapi,kelihatannya Kibum memang sudah melupakan ku.aku juga harus bisa mencoba untuk melupakannya.
“TaeRim...!TaeRim...!” panggil ibu ku sambil mengetok pintu kamar ku.
“Ne,,kenapa eomma??” aku pun sadar dari lamunan ku.
“TaeRim,,cepat turun dan makan!” perintah ibu ku.
“Ne,,araseo!” sahut ku dan segera keluar kamar.
“Ya!hidungmu kenapa TaeRim???” tanya JungSoo oppa terkejut.
“ohh,..Ahh..tidak apa-apa...” jawab ku sambil menutup hidungku yang masih merah.Yaahh,,hidung ku ini sangat sensitif sekali...
tanpa menghiraukan JungSoo oppa,aku langsung turun dan ke meja makan.
disana,terlihat appa ku yang sedang membaca koran.
“hidungmu kenapa nak??” tanya ayah ku terkejut.
“Aaah,,aniyo..aku tidak apa-apa..” jawab ku.
“Aiisshh~yeobo...cepat kesini!dan lihat anak mu!” panggil ayahku kepada ibuku.
“Kenapa??hahhhh...omo~TaeRim-ah,,hidungmu kenapa????” tanya ibuku cemas.
“Aiishhh~aku tidak apa-apa,,tadi,terkena bola tenis,..dan hidung ku bedarah..kau tahu kan kalau hidung ku ini sensitif??” jawab ku.
“Yaa...aigoo~anak ku ini,,ceroboh!” ucap ibuku.
“iya!kau ini manusia macam apa!” ucap JungSoo oppa sambil mengacak rambut ku.
“Aissshh,,berisik!” sambung ku.
~~~
aku duduk di pinggir jendela,melihat indahnya malam ini,yang penuh bintang...aku pun membuat sebuah permohonan.
‘apa yang membuatnya lupa padaku?? Ahh~semoga..Kibum ingat lagi dengan ku..’ ucap ku dalam hati.
TaeRim POV end
TBC
TaeRim POV
Saat pelajaran olahraga berlangsung,kami disuruh bermain tenis oleh Si Won seonsaengnim.ahhh~aku tidak bisa bermain tenis,memegang rakitnya saja aku tidak bisa,,karena terlalu berat.(:p)
saat orang sedang sibuk latihan bermain tenis,aku pun melihat Kibum yang sedang bermain bola kaki bersama Heechul,yaaa..dari dulu ia memang suka bola kaki,dan sempat menjadi ketua tim sepak bola di sekolah dasar.
“Ya!TaeRim..ayo pukul ini!” teriak sesorang sambil melempar dan memukul bola tenis.
seketika,bola itu mengenai hidungku dan membuatnya berdarah,langsung saja kepala ku pusing dan akhirnya jatuh pingsan.
TaeRim POV end
Author POV
“Ya!TaeRim..ayo pukul ini!” teriak sesorang sambil melempar dan memukul bola tenis.
seketika,bola itu mengenai hidung TaeRim dan membuatnya berdarah,langsung saja kepala nya pusing dan akhirnya jatuh pingsan.
saat itu,semua orang mengerumuni TaeRim.Kibum pun terlihat hanya melihatinya dari jauh.
dan MinHee yang sedang minum,langsung berlari mendatangi kerumunan siswa.
“Ya!TaeRim!!!” teriak MinHee.
lalu terlihat Heechul mendatangi kerumunan siswa.
“Ya!hidungnya berdarah!” ucap Heechul terkejut.
“Ya!apa yang kau lakukan??cepat bantu aku mengangkat TaeRim!” ucap MinHee.
Kibum pun berlari dan bermaksud untuk menolong,tetapi sudah didahului oleh Heechul.ia pun hanya ikut saja ke ruang UKS.
Author POV end
MinHee POV
saat itu,aku sedang menunggu TaeRim sadar bersama Heechul dan Kibum.
“Ahh~Hidungku...” ucap TaeRim sambil memegang hidungnya.
“Ooo~TaeRim,,kau sudah sadar??” ucap ku cemas.
“hidungku tidak patah kan???” tanya nya.
“Ya!kau ini,disaat-saat seperti ini masih menyanyakan hidung..!tenang saja,,hidung mu Cuma mimisan,karena tadi terkena bola tenis.” Sahut ku.
“oh ya,,Heechul,,terima kasih ya,sudah membantu ku menopang TaeRim..” ucap ku.
“ne..sama-sama..” sahutnya.
oh ya,,akhir-akhir ini,sikap Heechul berubah pada ku.ia juga tidak terlihat berandalan lagi.
“MinHee,,ayo kita kekelas..” ucap TaeRim sambil bangun dari tempat tidur UKS.
“Ne,,hidungmu masih sakit tidak?” tanya ku.
“aniyo..aku baik-baik saja..” jawab nya sambil masih memegang hidungnya yang masih merah merona.
aku memperhatikan TaeRim melihat kearah Kibum dengan sedih.sebenarnya,ada apa dengan mereka berdua?selama ini,TaeRim tidak pernah cerita kepada ku.
“Ya..kau ingin membeli batu es atau makan?” tawar ku.
“iya,kebetulan aku haus juga,ayo..” ajak nya.
MinHee POV end
Saat bel jam pulang berbunyi..~
ttingg,,teengg,,tinngg,,toonngg,,ningg,,nengg,,ningg,,nungg...(wkwkwkwk..:D)
Heechul POV
seperti biasa,,sepulang sekolah,aku bersama Kibum pergi ke cafe internet untuk bermain game online.
aku sangat kesal,karena beberapa kali aku kalah memainkan game ini.saat aku lirik ke arah Kibum,ia terlihat santai memainkannya.
“Ya!Kibum,,seperti nya kau lancar sekali memainkannya..hey..berikan aku cheatnya...ya!mana mungkin kau tidak tau,kau kan anak amerika...ayoolaah,,kita kan teman..” ucap ku memohon.
“10.000 won...hehehe” ucapnya.
“Aiiisshh~kau ini,,orang memohon pada mu,kau malah meminta imbalan..” ucap ku.
“ahh,,aku ini lagi dilanda krisis moneter...haha” ucap nya.
“Aiiisshh~ya sudah,,ini!” ucap ku sambil meletakkan uang 10.000 won di hadapan Kibum.
“Teman macam apa kau ini??!aiishhh~tapi,dengan 10.000 won mu itu,belikan aku ddokbokki!” ucap ku.
“Yahh,,sama saja bohong!” ucap Kibum.
“ya sudah,,cepat beritahu aku,bagaimana caranya...” ucap ku.
setelah puas bermain game online,aku dan Kibum pun pulang ke rumah.
Heechul POV end
TaeRim POV
Sesampainya dirumah..aku langsung naik ke lantai dua untuk menuju kamar ku.aku pun segera membantingkan tubuhku yang lelah.
“Ahh...hidungku..” ucap ku sambil memegang hidung ku.
aku bangun,dan mengambil kotak yang diberikan oleh Kibum untuk ku 7 tahun yang lalu.
rasanya,aku ingin sekali membukanya dan melihat apa isinya.Tetapi,kelihatannya Kibum memang sudah melupakan ku.aku juga harus bisa mencoba untuk melupakannya.
“TaeRim...!TaeRim...!” panggil ibu ku sambil mengetok pintu kamar ku.
“Ne,,kenapa eomma??” aku pun sadar dari lamunan ku.
“TaeRim,,cepat turun dan makan!” perintah ibu ku.
“Ne,,araseo!” sahut ku dan segera keluar kamar.
“Ya!hidungmu kenapa TaeRim???” tanya JungSoo oppa terkejut.
“ohh,..Ahh..tidak apa-apa...” jawab ku sambil menutup hidungku yang masih merah.Yaahh,,hidung ku ini sangat sensitif sekali...
tanpa menghiraukan JungSoo oppa,aku langsung turun dan ke meja makan.
disana,terlihat appa ku yang sedang membaca koran.
“hidungmu kenapa nak??” tanya ayah ku terkejut.
“Aaah,,aniyo..aku tidak apa-apa..” jawab ku.
“Aiisshh~yeobo...cepat kesini!dan lihat anak mu!” panggil ayahku kepada ibuku.
“Kenapa??hahhhh...omo~TaeRim-ah,,hidungmu kenapa????” tanya ibuku cemas.
“Aiishhh~aku tidak apa-apa,,tadi,terkena bola tenis,..dan hidung ku bedarah..kau tahu kan kalau hidung ku ini sensitif??” jawab ku.
“Yaa...aigoo~anak ku ini,,ceroboh!” ucap ibuku.
“iya!kau ini manusia macam apa!” ucap JungSoo oppa sambil mengacak rambut ku.
“Aissshh,,berisik!” sambung ku.
~~~
aku duduk di pinggir jendela,melihat indahnya malam ini,yang penuh bintang...aku pun membuat sebuah permohonan.
‘apa yang membuatnya lupa padaku?? Ahh~semoga..Kibum ingat lagi dengan ku..’ ucap ku dalam hati.
TaeRim POV end
TBC
No comments:
Post a Comment